Investree Salah Satu Peer to Peer (P2P) Lending Berbasis Syariah

Apa Itu Peer to Peer (P2P) Lending?

Peer To Peer Lending (P2PL) adalah startup yang menyediakan platform pinjaman secara online. Urusan permodalan yang sering dianggap bagian paling vital untuk membuka usaha, melahirkan ide banyak pihak untuk mendirikan
startup jenis ini.

Dengan demikian, bagi orang-orang yang membutuhkan dana untuk membuka atau mengembangkan usahanya, sekarang ini dapat menggunakan jasa startup yang bergerak di bidang Peer To Peer Lending (P2PL).

Investree adalah salah satu contoh startup yang bergerak di bidang ini. Startup ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat dengan cara cukup mengisi formulir di website investree.co.id dalam waktu sekitar 5 (lima) menit dan memenuhi persyaratannya.

Fintech berbasis P2PL merupakan sebuah Penyelenggaraan sistem elektronik. Pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik dilaksanakan dengan tujuan untuk:

  1. Mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia;
  2. Mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
  3. Meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan publik;
  4. Membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap orang untuk memajukan pikiran dan kemampuan dibidang penggunaan danpemanfaatan teknologi informasi seoptimal mungkin dan bertanggungjawab; dan
  5. Memberikan rasa aman, kedilan, dan kepastian hukum bagi pengguana dan penyelenggara teknologi informasi.

Investree Peer to Peer (P2P) Lending Berbasis Syariah

Investree merupakan sebuah marketplace finansial yang menyediakan layanan perantara untuk proses peer to peer lending. Perusahaan ini resmi berdiri pada bulan Oktober 2015. Pendirian Investree diprakarsai oleh para profesional
dibidang perbankan dan teknologi yang sudah berkarir selama lebih dari 20 tahun.

Sebelum membentuk Investree, Co-Founder & Chairwoman Aida Susanto dan Co-Founder & CEO Adrian Gunadi telah menjabat posisi krusial di bank nasionaldan internasional; Aida dengan posisi terakhir sebagai Executive Vice President pada Bank CIMB Niaga, sementara Adrian sebagai Managing Director –Retail Banking Bank Muamalat.

Pada 31 mei 2017 Investree.id resmi terdaftar sebagai Layanan Pinjam Meminjam uang Berbasis Teknologi Informasi dan diawasi oleh OJK dengan Nomor Registrasi S-2492/NB.111/2017 sebagaimana tertanda pada Surat Tanda Bukti terdaftar dari OJK. Hal ini berarti Investree.id telah memenuhi standar pemerintah dari segi sistem elektronik, mitigasi resiko, kelayakan sumber daya manusia, dan infrastuktur operasional lainnya untuk menjalankan bisnis.

Investree.id juga merupakan salah satu Peer To Peer Financing Platform yang menyediakan layanan syariah dengan diperolehnya surat rekomendasi penunjukan Tim Ahli Syariah dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSNMUI) melalui Surat Nomor U-492/DSN-MUI/VII/2017.

Dengan adanya surat rekomendasi tersebut, Investree dapat berpartisipasi dalam merancang, memberi masukan, dan mengawasi berjalannya produk yang berbasis syariah. Investree juga berperan sebagai bagian dari proses mendukung hadirnya Fatwa Fintech Financing syariah di Indonesia. Investree menyediakan layanan interfacing (salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi). Interfancing adalah sebagai penghubung pihak yang memberikan pinjaman dan pihak yang membutuhkan pinjaman meliputi pendanaan dari individu, organisasi, maupun badan hukum kepada individu atau badan hukum tertentu.

Investree sendiri merupakan salah satu peer to peer lending yang telah terdaftar dan berizin dari OJK. Izin usaha Investree diberikan oleh OJK pada tanggal 13 mei 2019 dengan surat tanda terdaftar KEP-45/D.05/2019

Leave a Comment